Uncategorized

Bacok Tukang Parkir, Warga Tajinan Diamankan Polsek Tumpang

Spread the love

Malang, OMnews
Polsek Tumpang berhasil mengamankan 1 (satu) pelaku Penganiayaan dengan senjata tajam ( premanisme ), dengan tempat kejadian perkara (TKP)
Dusun Krajan Rt.24 Rw. 02 Desa Kidal kecamatan Tumpang kabupaten Malang, Minggu (21/7/19) sekitar pukul 01.30 wib.

Adapun pelaku yang diamankan petugas, sebut saja Siswanto Bin Supadi (31) warga desa Purwosekar kecamatan Tajinan kabupaten Malang.

Dalam hal ini, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung ,S.I.K., M.Si., melalui Kasubag Humas, AKP Ainun Djariyah SH., kepada OMnews Minggu (21/7/19) pukul 14.30 wib, mengatakan kronologis kejadian berawal Pada hari Sabtu malam Minggu, korban Mochamad Faisal (17) warga
Jalan Sari jaya Rt. 17 Rw. 02 dusun Krajan desa Kidal kecamatan Tumpang kabupaten Malang, bersama para saksi lainnya, warga sekitar, sedang berada di lokasi hiburan kuda lumping sambil menjaga parkir motor.

Baca

Kementerian PUPR Resmikan Rusun ASN Ditjen Imigrasi Kota Batam

Diduga Terpeleset Saat Memikul Kayu, Warga Kecamatan Tumpang Meninggal Dunia

Sekira pukul 01.00 wib, (hari Minggu) melintaslah pelaku bersama temannya, “bak koboi” berboncengan naik sepeda motor tanpa mengurangi kecepatan dan memainkan mesinnya dengan cara membleyer-bleyer kendaraannya, tutur saksi warga sekitar, ketika dimintai keterangan kapolsek Tumpang
AKP Bambang Sidik Achmadi, SH., bersama anggota yang kebetulan dilokasi kejadian, yang sedang melakukan PAM pengamanan kegiatan tersebut, tutur AKP Ainun Djariyah.

Selanjutnya pelaku di tegur oleh korban dan warga lainnya, namun melawan dan tidak terima atas teguran korban dan warga sekitar.

Akhirnya pelaku mengeluarkan sebilah celurit dan membacok korban, sehingga korban mengalami luka pada bagian kepala sebelah kanan dan kiri, bagian punggung, tandas kasubag Humas.

“Sedangkan teman pelaku berhasil melarikan diri bersama sepeda motornya.”

Kemudian saksi Endang Boyong (warga sekitar) berhasil merebut Sajam dari tangan pelaku, dan selanjutnya pelaku diserahkan kepada petugas Polsek Tumpang, yang kebetulan sedang melakukan pengamanan kegiatan tersebut, ungkap Kasubag Humas.

AKP Ainun Djariyah menambahkan keterangan,
Akhirnya pelaku dibawa ke Mako polsek Tumpang berikut barang buktinya, sedangkan korban di bawa ke RS Sumber Santoso Tumpang, untuk di lakukan perawatan dan meminta VER, tambah keterangannya.

“Diduga pelaku telah mengkonsumsi Miras, terbukti dari bau mulutnya,”

Dan untuk saat ini, pelaku masi dalam proses interograsi jajaran reskrim polsek Tumpang, untuk mengetahui data nama teman pelaku yang kabur, ucapnya.

Pelaku akan kita perkarakan dengan tuntutan, sengaja membawa, menggunakan Senjata Tajam dan melakukan tindak Kekerasan terhadap anak sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) Undang undang Darurat no. 12 Tahun 1951 Jo. Pasal 76C UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, tutup keterangan AKP Ainun Djariyah.
(Ramu/Lus)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!