Uncategorized

Lomba Lari Beban Yonif Para Raider 433/JS

Spread the love

OMnews

Oegickmedianews.com.Maros, Lomba Pembinaan Satuan antar Kompi Yonif Para Raider 433/JS guna merebutkan Kompi Terbaik Yonif Para Raider 433/JS, yang mempetandingkan Lari Beben, Renang Militer dan Halang Rintang diikuti 25 personel terbaik perwakilan Kompi dari Yonif Para Raider 433/JS. Pada pertandingan kali ini satuan Yonif Para Raider 433/JS mengelar lomba lari Beban dengan jarak 7 kilometer yang dilaksanakan di Sambueja Kompleks. Sambueja Kab. Maros, Sulsel, Sabtu (27/7/19).

Kemampuan berlari dengan membawa beban yang cukup berat serta menempuh jarak yang cukup jauh, adalah salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang militer dan inilah salah satu materi yang dilombankan dalam Lomba Perebutan Kompi Terbaik Yonif Para Raider 433/JS.

Tiap Kompi diwakili 25 prajurit terbaiknya, dengan komposisi 2 orang Bintara, 3 orang berpangkat Kopda, 8 Orang berpangkat Praka, 9 Orang berpangkat Pratu dan 4 orang berpangkat Prada. Dalam lomba tersebut, seluruh peserta dengan menggenakan pakaian Oraum Kompi serta ransel yang wajib diisi beban seberat 5,5 kilogram untuk pelaksanaan lomba lari beban ini menempuh jarak sejauh 7 kilometer.

Untuk kategori pemenang semua waktu diakumulasikan antara waktu orang pertama finis sampai dengan orang terakhir masuk finis kemudian diambil rata-ratanya, maka Tim Kompi Bantuan pimpinan Sertu Muh. Zulfikar membubuhkan waktu tercepat dengan dengan akumulasi catatan waktu 32,35 menit, disusul Tim Kompi Senapan-A pimpinan Sertu Halidun, dengan catatan waktu 32,50 menit, Tim Kompi Senapan-B pimpinan Serka Bharata Tingginehe, menyusul diposisi ke tiga dengan torehan waktu 33,23 menit, Kompi Senapan-C dengan dipimpin Sertu Valentino, diposisi ke empat dengan catatan waktu 34,38 menit dan posisi terakhir diduduki Kompi Markas dipimpin Sertu Syamsir, dengan catatan waktu 35,06 menit.

Komandan Yonif Para Raider 433/JS, Mayor Inf Yudy Ardiyan Saputro, S.I.P., mengungkapkan lari beban menempuh jarak 7 kilometer selain digelar untuk perlombaan, juga untuk melatih dan mengetahui sejauh mana kemampuan prajurit Julu Siri. Lari dengan membawa beban seberat 5,5 kilogram adalah dasar yang harus dimiliki setiap prajurit. Hal itu dikaitkan dengan kemampuan perorangan dalam penguasaan stamina di medan pertempuran. Oleh karena itu dengan diselenggarakan lomba ini, setiap satuan Kompi akan berpacu untuk menampilkan dan melatih prajurit-prajuritnya agar memiliki stamina prima.
(Ramu/red)
(Info_Julusiri)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!