Kabar polri Kriminal

Hari ini Polres Malang Ungkap Kasus Pengeroyokan di Dampit

Spread the love

OMnews, Kab.Malang – Jatim, Sat Reskrim Polres Malang melaksanakan kegiatan Press Release ungkap kasus tindak pidana pengeroyokan dengan TKP di dusun Purwodadi desa Bumirejo, Kec. Dampit, Kab. Malang, Rabu (13/5/2020). Bertempat Lobby Mapolres Malang.

Tampak hadir Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, S.I.K, M.H., Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, S.H., S.I.K., Kanitidik 2 Satreskrim Polres Malang Iptu Agung Hartawan, S.H., Kasipropam Polres Malang Ipda Choirul Mustofa, S.H., Kasubbag Humas Polres Malang Ipda Nining Husumawati, S.Kel., dan Personil Humas polres Malang

“Tersangka berinisial AW (38) alias YY warga dusun Purwodadi desa Bumirejo Kec. Dampit Kab. Malang, diamankan polisi atas tindak pidana pengeroyokan,” ujar Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, S.I.K, M.H., dalam kegiatan Press Release.

Adapun kronologis kejadian berawal pada Hari Jum’at (8 Mei 2020) sekira pukul 16.30 WIB, disaat Unit Opsnal 5 yang dipimpin Aiptu Umar Zulfikar SH., melakukan penyelidikan suatu kasus.

Tiba-tiba ditengah jalan disalip mobil Nissan Grand Livina Nopol AB 1460 MZ warna putih dengan kecepatan tinggi dan langsung memotong laju kendaraan petugas, urai Kapolres.

Setelah kedua kendaraan berhenti dari dalam mobil penyalip, keluar dua orang. Salah satunya diketahui pelaku kejahatan kambuhan diantaranya perkara pencurian dengan kekerasan yang bernama YY, menghadang petugas.

“YY mengetahui mobil yang dihentikannya, adalah mobil petugas kepolisian. YY bersama temannya berusaha kabur. Tapi apes, YY berhasil diamankan oleh petugas melalui tindakan fisik.”

Dalam keterangannya YY, berdalih, mengira mobil petugas adalah mobil debcolektor atau sales rokok yang akan dipalak atau dimintai uang jatah preman, terang Kapolres.

Petugas tidak mau dikelabui oleh YY, akhirnya dilakukan pengecekan di posek Dampit. “Dan ternyata YY masih punya tunggakan perkara sebagai DPO pelaku pengeroyokan.”

Adapun perkara YY tersebut terkait pemukulan kepada Tion, pada 21 Desember 2016, sekitar pukul 21.39 wib, Pungkas Kapolres Malang.
(Red)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!