Kabar polri

Kapolda Jatim Sambut 200 Personil Brimob BKO Polda Papua

Spread the love

OMnews – Surabaya – Jatim, Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Fadil Imran, M.si, memimpin apel penyambutan 200 personil Brimob Polda Jatim yang baru saja selesai menjalankan tugas BKO ke Polda Papua.

Kapolda Jatim dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh personil Satbrimob Polda Jatim yang telah menyelesaikan tugas BKO ke Polda Papua dalam rangka mengamankan Polsek rawan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya.

“Saya ucapkan selamat kepada 200 personil Satbrimob Polda Jatim yang telah menyelesaikan tugas BKO ke Polda Papua dalam rangka membantu pengamanan Polsek yang rawan gangguan KKB di wilayah Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya, dan telah kembali ke Polda Jatim dalam keadaan sehat walafiat,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Fadil Imran, M.si, Rabu (08/07/2020).

Kapolda Jatim, Satbrimob memang memiliki tugas untuk menangani gangguan Kamtibmas intensitas tinggi, serta memelihara keamanan dan ketertiban dan memberikan perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat.

“Satbrimob memiliki tugas pokok untuk menangani gangguan Kamtibmas intensitas tinggi dalam menjalankan tugasnya dengan moto sekali melangkah pantang menyerah sekali tampil harus berhasil. Dan itu harus tertanam di setiap sanubari anggota Brimob. Anggota Brimob harus selalu waspada dan siap sedia mengorbankan jiwa dan raga serta sanggup menghadapi setiap kemungkinan dalam memelihara keamanan ketertiban dan penegakan hukum serta memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Fadil Imran, M.si.

Untuk diketahui, bahwa dalam penugasan BKO ke Polda Papua, Satbrimob Polda Jatim yang dipimpin oleh Danyongas Kompol Kuswara dan telah berhasil mengamankan DPO Ouywey yang telah melakukan beberapa penembakan, perampasan senjata, dan penyerangan di Polsek Kirine pada tahun 2012 lalu.

“Dalam penugasan BKO, Satbrimob Polda Jatim telah berhasil mengamankan DPO oewey pada 31 Mei 2020, di Distrik Pagalele, Kabupaten Puncak Jaya. Oeywey ini merupakan DPO yang paling dicari sejak 2012, karena telah melakukan penyerangan dan perampasan senjata di Polsek Kirine yang mengakibatkan jatuhnya korban baik dari masyarakat maupun anggota,” terang Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Fadil Imran, M.si.

Kapolda Jatim juga berharap agar pengalaman selama bertugas di Polda Papua dapat dijadikan motivasi dan pengalaman berharga bagi anggota sebagai pedoman tugas kedepan agar lebih baik lagi.

“Jadikan pengalaman bertugas di Papua sebagai motivasi untuk bertugas lebih baik lagi.” Pungkas Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Fadhil Imran, M.si.

Editor : Rh/Tm/Sm/Djk

Publish : Rh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!