News

Pedagang Tolak Relokasi, Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Bukan Tupoksinya

Spread the love

OMnews – Pasuruan -Jatim, Komisi Satu DPRD Kabupaten Pasuruan bukan tupoksinya tangani pasar. Para pedagang pasar Gondang Legi Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan menolak untuk di relokasi. Rabu (08/07/20) pagi.

Aksi yang tergabung dalam paguyupan pasar daerah itu melakukan penolakan akan direlokasi, hal ini dinilai karena arogansi Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan yang bukan Tupoksinya.

Dalam aksi para pedagang tersebut melakukan protes keras kepada pemerintah daerah atas disidaknya pasar yang ada di Desa Gondang Legi Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan oleh Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan yang jelas – jelas bukan rana atau tupoksinya dalam penanganan bidang Pasar. Dimana Pasar daerah yang ada di Desa Gondang Legi Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan dikatakan pasar Ilegal.

“DPR jangan di artikan Dewan Penyengsara Rakyat,” nampak dalam tulisan poster dalam aksi protes tersebut.

Hal senada di sampaikan oleh ketua Paguyupan pasar Gondang Legi bahwa Relokasi Pasar pada Tahun 2015 lalu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan para pedagang, selain Tempat kurang strategis pedagang juga di haruskan untuk membeli lapak dengan harga yang sangat mahal yakni sekisaran Rp 40juta per stand. Kami tak ingin para pedagang dibuat sengsara selain tanah bengkok Desa, pasar Cangkring Malang pasar juga milik Investor,” kata Dudung Cahyono.

Ketua GM FKPPI Pasuruan, Ayik Suhaya, SH., juga mengatakan, Saya merasa terpanggil dengan adanya Relokasi yang membuat para pedagang resah dan tidak menguntungkan para pedagang itu, hal ini jangan di bikin buntung saya prihatin dengan kinerja komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan yang bukan Tupoksinya namun menangani Pasar tersebut.

“Seharusnya pasar daerah itu di renovasi bukan di relokasi sehingga tidak membuat para pedagang buntung,” kata Ayik Suhaya, SH.

Dilokasi yang sama, Suryono Pane, SH, juga menyampaikan “Relokasi Pasar Gondang Legi ini kurang startegis, Komisi I juga bukan tupoksinya yang harus ngotot menangani Pasar daerah. Pemerintah seharusnya bangga dengan adanya pasar daerah yang ada di Gondang Legi ini, selain ramai para pembeli baik dari warga sekitar hingga luar kota daerah, yakni dari Sidoarjo dll. Ia juga menambahkan, Bukannya pasar daerah yang sudah ramai harus di matikan dengan alasan kumuh,” Ungkap Suryono Pane.

Ia mengharap kepada Bupati Pasuruan agar meninjau kembali kinerja Disperindag baik dari tingkat Kadis hingga Kasi terkait prosedur Pasar daerah secara menyeluruh khususnya Pasar yang ada di Gondang Legi Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.” Pungkasnya Suryono Pane selaku penasehat hukum

Editor    : Rh/Tm/Sm

Publish: Rh/Fjr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!