Kabar polri

Terkait Covid19, Kapolda Jatim Intruksikan Bhabinkamtibmas Terapkan 3T Tekan Covid19

Spread the love

OMnews – Pasuruan – Jatim, Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, Msi, di dampingi Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, S.H., M.H., menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas di Pasuruan Raya untuk menerapkan testing, tracing, dan treatment (3T) secara benar dan masif. Dengan metode ini, Kapolda Jatim berharap kasus COVID-19 di wilayahnya bisa cepat ditekan. Kamis, (23/07/2020).

Hal itu disampaikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, Msi, dalam giat tatap muka sekaligus memberikan pengarahan kepada 322 Bhabinkamtibmas Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Bhabinkamtibmas merupakan polisi yang menjadi bagian tiga pilar tingkat desa. Tiga pilar desa terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa serta dari unsur TNI dan Kepala Desa atau Lurah setempat.

Terpantau hadir dalam kegiatan sejumlah pimpinan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota dan Kabupaten Pasuruan di Candra Wilwatikta Pandaan Kabupaten Pasuruan yakni, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. SH., MH., dan Kapolres Pasuruan kota AKBP Arman, S.I.K., M.si.

“Kegiatan Bapak Kapolda hari ini beliau berkomitmen selama pandemi COVID-19 akan tetap turun langsung dan mengecek fakta-fakta. Diantaranya terkait program – program yang memang telah dilakukan baik itu kampung tangguh. Kemudian cara bertindak, tadi disebutkan oleh belaiunya, ada scanning, analisis, respons dan asesmen atau evaluasi. Termasuk 3T, testing, tracing dan treatment,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan saat di temui wartawan di lokasi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu, juga menjelaskan, testing merupakan kegiatan berbasis parisipasi masyarakat di dalam kampung tangguh Semeru. Selanjutnya dengan tracing tersebut untuk melacak para kontak erat dengan pasien Corona. Sedangkan treatment berupa pemberian pengobatan kepada para pasien positif COVID-19 agar cepat sembuh.

“Kalau 3T dilakukan secara bagus dan masif, maka akan menjadi pemulihan yang cepat. Yang kami minta wujudnya,” jelas Kombes Pol Trunoyudo.

Ia menegaskan bahwa, Kapolda Jatim meminta para Bhabinkamtibmas bersinergi dengan Babinsa dan kepala desa untuk menerapkan 3T di setiap desa. Karena tiga pilar desa tersebut paling dekat dan paling sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Harapannya mampu membuat suatu sistem sehingga terkurangi, (zona) merah menjadi oranye, oranye menjadi kuning,” tegasnya.

Sampai hari ini, Kabupaten dan Kota Pasuruan masih menjadi zona merah COVID-19. Begitu juga Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Bojonegoro.

Sementara, Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan., S.I.K., S.H., M.H., mengatakan akan siap melaksanakan instruksi Kapolda Jatim. Ia berjanji, akan menggelar treatmen secara masif kepada masyarakat dengan menggunakan obat – obatan tradisional. Salah satunya cairan probiotik dan obat herbal China Lianhua Qingwen.

“Bapak Kapolda telah memberikan bantuan kepada kami obat Lianhua dan cairan probiotik untuk bisa bersinergi dengan rekan – rekan dokter untuk menambah angka kesembuhan, menekan jumlah yang positif juga meminimkan angka kematian,” jelasnya.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., SH., MH., menambahkan, kami berjanji akan melakukan 3T secara masif dalam dua pekan ke depan.

“Selama dua pekan ini kami akan turun dan bersinergi dengan TNI dan Pemda hingga ke desa – desa masif untuk melakukan kegiatan deteksi dini dan intevensi dini untuk menurunkan angka yang positif dan meningkatkan kesembuhan masyarakat yang terpapar Corona,” Tandas.

Editor      : Rh/Tm/Sm

Publish   : Rh/T~Lo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!