Kabar polri Kriminal

Ditresnarkoba Ungkap Narkotika 8,3 Kg Sabu, Begini Penuturan Kapolda Sumut

Spread the love

OMnews, Medan, Senin (12/20/2020), Ditresnarkoba Polda Sumut melaksanakan Konferensi Pers tentang Pengungkapan Kasus menonjol tindak pidana Narkotika jenis sabu Seberat 8,3 (Delapan Koma Tiga) Kg, Senin tanggal 12 Oktober 2020, sekitar pukul 14.00 Wib. Bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut.

Tampak hadir Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si., Dir Narkoba Poldasu Kombes Pol Robert Da Costa, S.I.K, MH., dan seluruh wartawan unit Polda Sumut.

“Hari ini kita laksanakan Konferensi Pers tentang Pengungkapan Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkotika jenis sabu Seberat 8,3 (Delapan Koma Tiga) Kg, oleh Ditresnarkoba Polda Sumut,” tutur Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si.

Adapun awal ungkap kasus ini berawal berdasarkan laporan informasi dari masyarakat, sekira pada hari Jumat tanggal 09 Oktober 2020 sekira pukul 19.00 wib.

Bahwa ada seorang laki-laki yang membawa Narkotika jenis sabu dari Tanjung Balai dengan tujuan medan dengan mengendarai mobil sedan Accord warna biru dengan Nomor Polisi BK 1103 QJ, ungkapnya.

Kemudian Petugas Kepolisian Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan informasi tersebut dengan cara membagi anggota di titik-titik pemantauan yang diperkirakan akan di lintasi mobil tersebut.

“Sekira pukul 23.15 wib, Petugas Kepolisian melihat 1 (satu) unit mobil sedan Accord warna biru dengan Nomor Polisi BK 1103 QJ melintas di daerah amplas kec. Medan amplas menuju ke kota medan.”

Kemudian Petugas melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut dan tepat di Jl. SM. Raja depan Stasiun Bus PT. Rapi Kec. Medan Amplas, mobil tersebut dapat diberhentikan dan langsung mengamankan pengendara mobil tersebut, tandasnya.

“Maka dilakukan penggeledahan oleh petugas, namun tidak ditemukan barang bukti Narkoba.”

Selanjutnya dari pengakuan laki-laki tersebut atau tersangka bernama AN Alias ASENG, barang bukti Narkotika jenis sabu tersebut sudah diserahkan kepada seorang laki-laki yang mengendarai sepeda Motor jenis Honda Beat warna Hitam dan Narkotika jenis sabu tersebut di dalam 1 (satu) buah tas warna merah, terang Kapolda.

Kemudian, lanjut Kapolda, Petugas Kepolisian melakukan pengejaran.

“Sekira pukul 23.25 Wib, di Jl. Jendral A. H. Nasution Kel. Harjosari II Kec. Medan Amplas Kota Medan, tepatnya di pinggir jalan depan Prime One School, personel Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut melihat seorang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang diinformasikan AN Alias ASENG.’

“Petugas mencoba memberhentikan sepeda motor yang dikendarai oleh lak-laki tersebut, akan tetapi laki- laki tersebut tidak mau berhenti dan semakin menambah kecepatan sepeda motor tersebut. Selanjutnya Petugas memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 2 kali, namun tidak di indahkan oleh laki-laki tersebut dan melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api selanjutnya mengarahkan ke Petugas Kepolisian yang melakukan penangkapan sehingga dilakukan tindakan tegas, keras dan terukur kepada laki-laki tersebut sehingga jatuh dari kendaraan,” ungkap Kapoldasu.

Kemudian laki-laki berinisial “MN” tersebut di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pertolongan medis namun pada saat diperjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara, laki-laki tersebut meninggal dunia.

Dalam hal ini, petugas melakukan penggeledahan atas 1 (satu) buah tas warna merah, dan di dapat atau ditemukan barang bukti berupa 7 ( tujuh) bungkusan besar dengan di Lakban warna silver kemasan Teh hijau merek Qing Shan berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan seberat 7 (tujuh) Kg.

Selanjutnya Pada hari Sabtu tanggal 10 Oktober 2020 sekira pukul 03.00 wib, Petugas Kepolisian Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan pengembangan kerumah tersangka AN alias ASENG di Tanjung Balai.

“Sekira pukul 06.40 Wib, tiba di rumah tersangka AN alias ASENG di Jalan H. M. nur No. 59 Desa pahang Kec. Datuk Bandar Kota Tanjung Balai dan memanggil Kepling setempat selanjutnya melakukan penggeledahan dirumah tersangka dan dapat ditemukan serta disita di kamar tidur tersangka tepatnya dalam lemari barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik teh warna hijau yang bertuliskan tulisan cina merek Qing Shan berisikan Narkotika Jenis sabu seberat 1 (satu) Kg dan 3 (tiga) bungkus plastik klip tembus pandang berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhannya seberat 300 (tiga ratus) gram,” pungkas Kapolda Sumut.

(Syam/Nt)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!