Uncategorized

Danramil Balimbingan Laksanakan Rapat Bersama Pangulu Dan Masyarakat

Spread the love

Simalungun.Oegickmedianews.com – Untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Koramil serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Komandan Koramil (Danramil) 10/Balimbingan Kapten Inf Leo Sianturi bersama anggotanya ikut serta melaksanakan rapat kordinasi dengan Pangulu Buntu Turunan dan masyarakat dalam rangka pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Huta Parbeokan dengan Huta Bagot Puloan yang terletak di Kantor Pangulu Buntu Turunan Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Sabtu (08/06/2019).

Pada kesempatan tersebut Danramil 10/Balimbingan mengungkapkan “Dengan adanya pembuatan jalan penghubung antara Huta Parbeokan dengan Huta Bagot Puloan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi rakyat, lebih jauh ia mengatakan bahwa TNI bersama warga semakin lama justru semakin erat dalam membina kekeluargaan dan persaudaraan.

Sementara salahseorang warga Togap Napitu mengatakan, “Kami akan selalu membina hubungan persaudaraan sampai kapanpun juga karena kami merasa, beliau bapak-bapak TNI ini sudah membuktikan kepada kami warga Desa khususnya Kecamatan Hatonduhan mewujudkan impian kami dalam pembuatan jembatan gantung penghubung antar dua kampong ini.” Warga berharap usai pembangunan jembatan gantung ini tidak lagi merasa jauh menuju ke desa sebelah dan dapat memperingan biaya, ungkap Togap Napitu.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Pangulu Buntu Turunan Bapak Berton Nainggolan, SE, Sekdes Buntu Turunan Bapak Edy Ramayadi, Para Gamot Buntu Turunan dan Ketua Maujana Bapak Jatiman Sinaga. (Penrem 022/PT).

Penulis : Mardiyono Rachmad

Editing : Samsul Arifin

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!