Uncategorized

Ulah ASN Pemkab Nganjuk “Sudah Terlambat Asyik Selfi” Saat Apel Berlangsung

Spread the love

Nganjuk.Oegickmedianews.com – Hari pertama masuk kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Nganjuk, Senin 10 Juni 2019, diwarnai perilaku yang tak patut dicontoh.

Sejumlah ASN tampak datang terlambat. Mereka berlarian memasuki barisan apel yang dilaksanakan di jalan Basuki Rachmat, depan kompleks Pendopo Pemkab Nganjuk.

Namun, tak sedikit pula ASN yang tampak santai berjalan kaki menyusul ke lokasi apel, meskipun dia sudah terlambat datang.

Apel perdana usai libur Lebaran itu dimulai pukul 07.09 WIB, dari jadwal undangan yang tertulis pukul 06.30 WIB.

Ulah kurang terpuji para abdi negara ini, tertangkap Kamera wartawan saat apel berlangsung. Momen, saat beberapa ASN wanita asyik berfoto selfie di barisan belakang. Ada pula ASN pria yang duduk-duduk di trotoar Alun-Alun Nganjuk sambil merokok

Padahal, di depan mereka Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat selaku pembina apel sedang berpidato.

Dikofirmasi usai apel, Bupati Novi tak menampik bahwa ada sejumlah ASN yang terlambat mengikuti apel. Menurutnya, keterlambatan itu karena sebagian ASN salah menerima informasi lokasi apel.

Mereka disebut Novi sempat mengira apel digelar di kantor OPD masing-masing, dan terlanjur datang ke kantornya sebelum belakangan menyusul ke pendopo.

Sedangkan terkait beberapa oknum ASN yang asyik merokok dan berfoto selfie di barisan belakang, Bupati Novi mengaku tidak melihatnya. Namun dia juga tidak membenarkan tindakan tersebut.

“Saya lihat yang di (depan) sini ya, tapi yang di belakang tadi, kalau namanya main HP atau selfie, ini karena lepas dari pantauan ya ndak masalah. Tapi saya minta ke depan, yang namanya apel yang tertib lah semuanya. Disiplin, HP di saku. Setelah itu (setelah apel) mau selfie silahkan,” tegas Bupati Novi.

Adapun terkait kemungkinan ASN yang membolos di hari pertama kerja ini, Bupati Novi meminta seluruh pimpinan OPD dan inspektorat untuk melakukan pengecekan.

Dia mengaku tak segan memberi sanksi tegas, antara lain berupa pemotongan gaji pokok sebesar 5 persen, sesuai aturan resmi kedisiplinan ASN.

Sementara itu, usai apel, Bupati Novi bersama para ASN mengikuti halal-bihalal dengan saling bersalaman, dan berma’af-ma’afan.

Bupati Novi dan Wakil Bupati Marhaen Djumadi, Sekda Agoes Soebagijo, serta jajaran Forkopimda berdiri berjajar yang kemudian satu persatu pegawai di Lingkup Pemkab Nganjuk saling bersalaman.

Di depan para ASN, Bupati atas nama pemerintah Kabupaten Nganjuk mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah dan menyampaikan Mohon Maaf Lahir Bathin.

Di bulan yang mulia ini, bupati mengajak juga para ASN dengan tulus ikhlas saling maaf-memaafkan satu sama lain atas segala kesalahan dan kekhilafan.
(Red)

Sumber : @panjimatakamera

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!