Uncategorized

Jajaran TNI-Polri : Siap Amankan Wilayah Tangerang, Terkait Sidang PHPU

Spread the love

Tangerang, OMNews.com – Terkait pelaksanaan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedianya akan digelar pada hari Jumat 14 Juni 2019. Personil Kodim 0506/Tangerang, bersama Polrestro Tangerang Kota menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan wilayah Tangerang.

Ratusan personel gabungan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi gerakan massa yang bertolak ke Jakarta, untuk mengikuti aksi di gedung MK. Hal tersebut di ucapkan Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Abdul Karim saat memimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kalimaya 2019 dan Persiapan Pengamanan Sidang PHPU di MK di Mapolrestro Tangerang Kota, Kamis (13/6/2019).

Kombespol Abdul Karim Kapolrestro Tangerang Kota mengatakan, apel konsolidasi digelar untuk memastikan kesiapan personel dan kelengkapan sarana dan prasarana Polri dan TNI beserta unsur terkait, sebelum diterjunkan ke lapangan dalam rangka pengamanan. Sehingga, pengamanan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan optimal, apel gelar pasukan di ikuti sebanyak 350 personil.

“Tentunya masyarakat sangat berharap besar kepada kita yang ada di wilayah untuk bisa menjaga kondusifitas kamtibmas yang ada di wilayah,” ujarnya.

Abdul Karim juga menyebut, peristiwa kerusuhan 21 dan 22 Mei lalu di Bawaslu harus dijadikan pelajaran. Peristiwa tersebut jangan sampai terulang atau menjalar ke daerah.

“Jangan sampai terjadi lagi gesekkan baik dengan aparat atau antar masyarakat. Maka demi keamanan, diperintahkan untuk melarang peredaran petasan dan kembang api. Mulai gelar operasi dan penyitaan sebagai antisipasi agar petasan dan kembang api tidak digunakan untuk tujuan-tujuan anarkistis,” tukasnya.

Kapolres juga meminta kepada jajarannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak ke Jakarta dengan tujuan mengikuti aksi. Hal itu bukan pembatasan melainkan usaha menjaga keselamatan dan keamanan serta menjaga marwah lembaga peradilan.

“Berikan pemahaman bahwa proses hukum sedang berjalan di MK. bahwa putusan MK itu final dan mengikat,” tandasnya.

Sementara, Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Kapten Inf Heru Susanto menambahkan, personil TNI Kodim 0506/Tgr tentunya akan terus bersinergi dengan Polri Polrestro Tangerang Kota dalam melakukan pengamanan dan keamanan wilayah.

Apel gabungan di hadiri, AKBP Robertus Yohanes Deden Wakapolrestro Tangerang Kota, Kapten Inf Saryoto Wadanramil 01/Tgr, Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Kapten Inf Heru Susanto, H Mumung Nurwana Kasat Pol PP Kota Tangerang, para Kabag jajaran Polrestro Tangerang Kota dan para Kapolsek Metro Tangerang Kota.
(Sumber : Kodim 0506/Tangerang/ Red)

Editing : Samsul Arifin

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!