Uncategorized

Ketua DMI DonomulyoTolak Kekerasan

Spread the love

Malang, OMNews.com – Terkait dengan adanya gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, di Mahkamah Konstitusi (MK), sejumlah tokoh di kabupaten Malang, menegaskan untuk menolak segala bentuk aksi kerusuhan.

Hal itu disampaikan, Ketua Dewan masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Dinomulyo, Muarif , Jum’at (14/6/29), mengatakan,

“menentang dan menolak” segala bentuk kekerasan, kerusuhan dan sejenisnya, terkait hasil pemilu 2019, yang sekarang sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan salah satu dari pasangan Capres dan Cawapres, terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Muarif, menghimbau dan mengajak semua masyarakat kabupaten Malang, untuk selalu berbuat yang terbaik.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan yang mengedepankan keutuhan NKRI,” dan beliau menambahkan pesannya,

“Jangan sampai ada kerusuhan di wilayah Malang,” himbaunya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada TNI-Polri yang sudah melaksanakan pengamanan demi terciptanya masyarakat yang tentram,” pungkasnya.
(Mardiyono)

Editing : Samsul Arifin

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!