Uncategorized

TRCM Lantamal VI Lanal Kendari Evakuasi Ibu Hamil Korban Banjir Konut

Spread the love

Kendari, OMNews.com – Tim Reaksi Cepat Medis (TRCM) Lantamal VI Pangkalan TNI AL VI (Lanal) Kendari yang tergabung dalam Satgas TNI AL Lantamal VI Lanal Kendari bersama masyarakat berhasil mengevakuasi Ibu Hamil yang menjadi salah satu korban banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari Sabtu malam tanggal (15/6/ 2019),

Menurut Komandan Lanal Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna menyampaikan dirinya menerima laporan dari Tim Reaksi Cepat Medis yang dipimpin oleh Lettu Laut (P) Rudi Heriyandi yang juga selaku Dantim Satgas Banjir dari Lanal Kendari bahwa TRCM Lantamal VI Lanal Kendari pada tengah malam pukul 23.30 Wita telah berhasil mengevakuasi seorang ibu-ibu hamil yang menjadi korban banjir di Desa Langikima Kabupaten Konut.

“Selain Ibu Hamil, Tim Reaksi Cepat Medis kami juga berhasil mengevakuasi 2 orang pria yang menderita sesak nafas, kemudian para pasien tersebut dievakuasi dari Langikima dibawa ke dermaga molawe dengan menggunakan perahu yang dikawal oleh Tim reaksi cepat medis dari Bintara Kesehatan (Bakes) Lanal KDI Serda Kes Musnawir dan Koptu Jasnur untuk dirujuk ke rumah sakit Kabupaten Konawe Utara,” ujarnya.

Danlanal Kendari juga menyampaikan bahwa Tim Reaksi Cepat Medis ini akan selalu disiagakan pada tempat wilayah banjir tersebut guna membantu korban banjir yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
(Red)

Editing : Samsul Arifin

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!