Uncategorized

Dandim Nganjuk : Tingkatkan Kemampuan Prajurit “Gelar Latihan Menembak

Spread the love

Nganjuk, OMNews – Demi meningkatkan kemampuan prajurit, Kodim 0810/Nganjuk melaksanakan latihan menembak senjata ringan triwulan II tahun 2019.

Latihan itu berlangsung di lapangan tembak Pandu Sakti Asrama Kodim 0810/Nganjuk Kecamatan Loceret Nganjuk Jawa Timur, Selasa (18/06/19).

Dandim 0810/Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo, S.H., M.M. saat dikonfirmasi mengatakan, dengan digelarnya latihan menembak senjata ringan dimaksudkan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menembak sekaligus mengasah naluri tempur para prajurit.

“ Kendati dinas di Satuan Komando Kewilayahan kemampuan prajurit dalam menembak harus tetap terpelihara dengan baik sehingga naluri tempur selalu terasa. Bukan alasan dinas di Satkowil tidak bisa menembak, terlebih latihan ini merupakan program dari Komando Atas yang dilaksanakan secara rutin setiap triwulan pada tahun anggaran berjalan,” tandasnya.

Danramil 0810/10 Tanjunganom Kapten Inf Hadi Prayitno selaku Komandan Latihan Menembak Senjata Ringan mengatakan, latihan menembak ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (18/06/18) hari ini hingga Kamis (20/06/19) besok lusa.

Lebih lanjut, Danramil mengatakan, latihan ini diikuti seluruh personel militer Kodim 0810/Nganjuk dengan menggunakan senjata laras panjang SS1 V3 dengan jarak 100 meter dengan menggunakan satu sikap yaitu sikap tiarap saja dengan tiga butir tembakan koreksi dan 10 butir tembakan penilaian.

Sementara untuk menembak pistol menggunakan FN 46 dengan jarak 25 meter.

“Untuk hari pertama tercatat sejumlah 115 anggota yang mengikuti latihan menembak senapan dan para perwira menembak pistol, sementara untuk personel yang belum menembak diikutkan pada hari berikutnya,” terangnya.

Tampak juga di lokasi antara lain para Perwira Staf Kodim 0810/Nganjuk, para Danramil Jajaran, Tim Harpal dari Denpal Madiun, Tim Kesehatan dari Polkes Nganjuk serta personel militer Koramil Jajaran Kodim 0810/Nganjuk sebagai peserta latihan.
(Red)

Editing : Samsul Arifin

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!