Uncategorized

Ketua HMI Malang Tolak Kekerasan

Spread the love

Malang, OMNews – Menanggapi sengketa Pilpres 2019, yang sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan salah satu dari pasangan Capres dan Cawapres, terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu menyebabkan, para Tokoh Agama atau Tokoh lainnnya angkat bicara guna meredakan kepanikan masyarakat. Seperti hal-nya, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Malang, sekretariat Wahid Hasyim, Fahmi Aziz, (22/6/19), menanggapi dan mengatakan,
Apapun bentuknya, akibat dampak sengketa Pilpres 2019, tentang tindakan-tindakan yang main hakim sendiri, baik secara pribadi atau kelompok yang mengakibatkan kerugian banyak orang, tentunya, “saya sangat tidak setuju,” dan secara tegas, menolak akan hal itu, tegasnya.

Marilah kita jaga NKRI, Khususnya wilayah kabupaten Malang, agar tetap damai dan kondusif, serta mari kita serahkan masalah ini, dengan mekanisme yang ada, tambahnya.

Saya ucapkan terimakasih kepada TNI-Polri yang sudah melaksanakan pengamanan demi terciptanya masyarakat yang tentram, sehingga kami rakyat kecil dapat melaksanakan kehidupan yang aman, pungkasnya mengakhiri wawancara.
(SUL)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!