Uncategorized

BBIB Singosari Adakan Temu Media 2019

Spread the love

Malang, OMnews – Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Balai Besar Inseminasi buatan (BBIB) Singosari, telah mengadakan kegiatan “Temu Media” yang diikuti oleh berbagai media, baik televisi, radio, koran maupun media online dari seluruh Malang Raya, Rabu (26/6/19), di Auditorium BBIB Singosari, kabupaten Malang.

Tidak ketinggalan juga, dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota maupun Kabupaten Malang hadir dalam kegiatan.

Sementara itu, Kepala BBIB Singosari Malang, Drh. Enniek Herwijanti, melalui Humas BBIB Singosari, Aldi kepada OMnews (Oegickmedianews.com), mengatakan,
Acara ini bertujuan untuk menjalin kedekatan antara BBIB Singosari dengan rekan-rekan media di Malang Raya. Sekalian juga, mendapatkan informasi dan masukan dari dinas-dinas terkait, ungkapnya.

BBIB Singosari adalah Unit Pelayanan Teknis dibawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Tugas utama dari BBIB Singosari itu sendiri, adalah melaksanakan Produksi, distribusi, pemasaran, dan pemantauan mutu semen ternak unggul, serta mengembangkan inseminasi buatan, terangnya.

Sebagai salah satu Badan Layanan Umum di lingkup Kementerian Pertanian, BBIB Singosari memiliki sejumlah layanan diantaranya adalah, penjualan semen beku, bimbingan teknis manajemen inseminasi buatan, layanan masyarakat (edu wisata), pengujian mutu semen, jasa instruktur dan juri kontes ternak, jasa konsultasi maupun narasumber, jasa penelitian, layanan tempat uji kompetensi, layanan penjualan pakan, penjualan benih atau bibit pakan ternak, layanan penjualan pupuk, layanan jasa teknis lapangan, lokasi untuk foto atau video komersial, dan layanan purna jual (monitoring dan evaluasi), perjelasnya.

Aldi menambahkan, Dalam acara ini, peserta diajak berkenalan lebih dekat dengan BBIB Singosari, berkeliling area balai, dengan menggunakan kereta biosecurity. Para Peserta dapat melihat berbagai koleksi pejantan unggul yang dimiliki balai, diantaranya adalah sapi dari bangsa Simental, Limosin, Bali, Ongole, Brahman, Angus, Wagyu, Belgian Blue dan masih banyak yang lain, tambahnya.

Selain koleksi sapi, BBIB Singosari juga memiliki koleksi kambing dari beberapa jenis, seperti Peranakan Ettawa (PE), Boer, Senduro, dan Saanen.

Dalam kegiatan ini, Selain melihat koleksi pejantan, peserta diajak untuk melihat proses penampungan semen segar, kemudian proses produksi semen beku di laboratorium, sampai proses penyimpanan di Bank Sperma yang siap untuk didistribusikan atau dipasarkan ke masyarakat, tuturnya.

Tata letak BBIB Singosari, yang berlokasi di kaki gunung arjuna, dan memiliki udara yang sejuk dan asri. Juga menjadi objek edu wisata peternakan dengan bentang alam yang indah. Dalam hal ini, Edu wisata BBIB Singosari, bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan minat, serta animo masyarakat umum kepada dunia peternakan, tandasnya.

Dengan diadakannya acara ini, diharapkan hubungan BBIB Singosari, dengan rekan-rekan media di Malang Raya, menjadi dan semakin erat, sehingga informasi yang penting bagi masyarakat bisa cepat tersampaikan, pungkas wawancaranya.
(Samsul Arifin)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!