Uncategorized

Divif 2 Kostrad Melaksanakan Sosialisasi Fungsi Teknis Manajeman Bidang Intel Ta. 2019

Spread the love

Malang, OMnews (Oegickmedianews.com)

Sosialisasi teknis manajemen bidang intel Ta.2019, bertempat di Gedung Sandoyo Madivif 2 Kostrad, Singosari, Malang, Jawa Timur, Rabu (26/6/2019).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Asisten Intelijen Kasdivif 2 Kostrad, Letkol Inf Deni Eka Gustiana ini dengan tema “Sosialisasi Fungsi Teknis Manajemen Tugas Bidang Intel/Pam Ta.2019.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar para aparat Intelijen bisa mengatur tugas serta fungsi Manajemen sehingga tercapai tugas pokok serta siap mendukung Tugas Pokok Divif 2 Kostrad.
Kegiatan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 23 s.d 25 Juni 2019 ini melibatkan 66 prajurit dari satuan jajaran Divif 2 Kostrad.

Letkol Inf Deni Eka Gustiana menyampaikan, “Sosilisasi Fungsi Teknis Manajemen tugas bidang Intel/Pam TA. 2019 di Divif 2 Kostrad ini dimaksudkan untuk menertibkan dan menseragamkan penyelengaraan adminitrasi Intelijen, baik pembuatan rencana dan laporan pelaksanaan kegiatan serta Wabku Intel/Pam di satuan jajaran Divif 2 Kostrad agar anggaran Intel/Pam yang ada dapat diserap dan dipertanggung jawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Sebagaimana dengan tujuan Sosialisasi, dalam kesempatan ini disampaikan hasil evaluasi pelaksanaan program dan anggaran bidang Intel/Pam TA 2019 yang menonjol.

Sementara itu sambutan Ketua Tim Spamad yang dibacakan Letkol Chb Sokhiburohman mengharapkan para peserta sosialisasi agar mengaplikasikan ilmu yang telah didapat dari kegiatan sosialisai ini guna meningkatkan kualitas aparat Inteljen dalam melaksanakan fungsi intelijen dan administrasi keuangan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, sehingga kegiatan yang didukung anggaran dapat dipertanggungjawabkan dengan benar dan tercapainya Akuntabilitas Kinerja,” tegasnya. (Pendiv2/red)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!