Uncategorized

Gelar Baksos dan Santunan Anak Yatim, Polsek Kalideres Rayakan Bhayangkara Ke-73

Spread the love

Jakarta, OMnews (Oegickmedianews.com)

Dalam rangka Hari Bhayangkara Ke 73, Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial religius sekaligus memberikan sumbangan kepada anak yatim serta bantuan untuk Mushollah At Tawabin, Jalan Bakti Mulya RT 006/02 Tegal Alur Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (29/06/19).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana Sahputra SH SIK, dimulai dengan melakukan gotong royong pembersihan di pekarangan musholla yang diikuti juga oleh personil polsek, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat setempat lainnya.

Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana Sahputra SH SIK mengatakan, bahwa dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke- 73 tahun 2019 ini, pihaknya melaksanakan kegiatan bakti sosial religius di tempat ibadah.

‚ÄúDalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 ini, kami melaksanakan kegiatan bakti religius dengan melakukan gotong- royong pembersihan tempat ibadah dan juga memberikan santunan anak yatim serta memberikan bantuan yang diterima langsung oleh pengurus musholla,”ucap AKP Indra.

Indra mengatakan, Pada tgl 1 Juli 2019 Polri akan memperingati HUT Bhayangkara Ke-73, mohon dukungan dan doa restu dari masyarakat.

“Mudah-mudahan pelaksanaan tugas kami kedepan bisa lebih baik dan bermanfa’at bagi warga masyarakat. Bantuan untuk musholah ini mudah-mudahan lebih bermanfaat untuk jamaah dalam melaksanakan ibadah serta santunan untuk anak yatim semoga bermanfaat,” katanya.

Dirinya pun tak luput mengimbau untuk saling membantu dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Kalideres dan silahkan laporkan apabila menemukan adanya gangguan Kamtibmas.

“Silahkan hubungi Bhabinkamtibmas dan Kapolsubsektor apabila menemukan gangguan Kamtibmas. Tanpa adanya peran serta dan dukungan masyarakat maka tugas kami tidak mungkin bisa berhasil,” pungkasnya.
(Zn/red)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!