Uncategorized

Unit Reskrim Polsek Turen Amankan Pelaku Penganiayaan Di Konter Handphone Vanz Celuler

Spread the love

Malang, Omnews (Oegickmedianews.com)

Unit reskrim polsek Turen di Back Up Unit Opsnal Aiptu Madak beserta anggotanya, telah berhasil menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan didalam Konter Handphone Vanz Celuler, Minggu (30/6/19).

Penganiayaan tersebut terjadi pada hari Sabtu, (29/6/19) sekitar pukul 23.15 wib, dengan TKP didalam Konter Handphone Vanz Celuler, jalan raya Gatot Subroto Rt. 02 Rw. 03, Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang.

Adapun korban dalam penganiayaan tersebut, Irvan Azis Saiful Ridha (32), warga
Dusun Jatirenggo Rt. 02 Rw.08 Desa Talok Kecamatan Turen kabupaten Malang.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung ,S.I.K., M.Si., melalui kasubag humas, AKP Ainun Djariyah SH., Minggu (30/6/19) pukul 21.03 wib, kepada OMnews (Oegickmedianews.com) membenarkan atas penangkapan tersangka pelaku penganiayaan tersebut.

AKP Ainun Djariyah SH., menjelaskan kronologis singkat kejadian,
Pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2019 sekira jam 23.15 Wib, telah terjadi tindak pidana Penganiayaan yang terjadi didalam Konter Handphone Vanz Celuler yang beralamat di Jalan Raya Gatot Subroto Rt. 02 Rw.03 Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang, terhadap saksi atau korban Irvan Azis Saiful Ridha, jelasnya.

Dalam kejadian ini, korban mengalami luka robek dibagian kepala, akibat pemukulan tersangka, dengan 1 (satu) batang kayu reng dengan ukuran 66 cm, imbuhnya.

“Pelaku melakukan pemukulan ini dengan alasan kesal kepada korban, karena telah dibentak oleh korban,” aku tersangka terlapor Riyan Fajar Riyanto, di depan petugas, tandasnya.

Masih di dalam keterangan AKP Ainun Djariyah SH.,
Tersangka terlapor Riyan Fajar Riyanto (33), warga Sumpil II 100C RT 16 RW 03 Kelurahan Purwodadi Kecamatan Blimbing Kota Malang, untuk saat ini, masih dalam proses dimintai keterangan oleh penyidik, apa ada motif lain dibalik kejadian ini, tambah keterangannya.

Sedangkan alat bukti pemukulan, 1 (satu) batang kayu reng dengan ukuran 66 cm, diamankan petugas untuk menjadikan alat bukti dalam kasus penganiayaan ini, pungkas kasubag humas.
(Mardiyono/Samsul)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!