Uncategorized

Jajaran Kodim 0818/Malang-Batu Serbu Mako Polres Malang

Spread the love

Malang, OMnews (Oegickmedianews.com)

Kasdim 0818/Malang-Batu Mayor Teguh, bersama beberapa anggota Kodim, mendatangi Mako Polres Malang, Senen (1/7/19).

Kedatangannya tersebut, dalam rangka membawa sesuatu yang sangat membahagiakan dan suprise di Hari Bhayangkara 1 Juli 2019, khususnya Polres Malang.

Mayor Teguh bersama beberapa anggota Kodim mendatangi mako polres Malang, dengan maksud memberikan ucapan “Selamat Hari Bhayangkara ke- 73,” dengan membawa Kue Tart dan disambut oleh Petugas piket Siaga polres Malang.

Nampak terlihat kedekatan TNI-Polri, khususnya Polres Malang dibawah kepemimpinan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung ,S.I.K., M.Si.

Kedekatan Kapolres Malang dengan Masyarakat, organisasi Kemasyarakatan, instansi pemerintah atau swasta, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta dari jajaran TNI AD, AU dan AL di wilayah Kabupaten Malang terlihat dari pemandangan di depan mako Polres Malang, terlihat Banyak sekali ucapan hari Bhayangkara ke 73, baik dalam bentuk Baliho, bener, maupun ucapan melalui video singkat, meme yang dikirim melalui medsos ataupun WA.

Disesi lainnya anggota koramil juga mendatangi Polsek, untuk memberikan ucapan “Selamat Hari Bhayangkara ke- 73,” dengan memberikan tumpeng kepada anggota jaga.

Dalam momen ini, nampak terlihat “Sinergitas POLRI-TNI” semakin mantap, “Polres Malang-Kodim 0818/Malang-Batu semakin solid dan mantap,” ucap salah satu anggota penjagaan polres Malang.

Sementara itu Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung ,S.I.K., M.Si., mengucapkan,

“Terimakasih TNI, Khususnya jajaran Kodim 0818/Malang-Batu dibawah kepemimpinan Letkol Ferry Muzawwad,” ucap bangga kapolres Malang.

“Bravo Polri-TNI, Bravo polres Malang, Bravo Kodim 0818/Malang-Batu,” ucap kapolres Malang sambil menyalami Mayor Teguh bersama beberapa anggota Kodim lainya.
(Samsul)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!