Uncategorized

150 Personil Polres Malang Naik Pangkat

Spread the love

Malang, OMnews (Oegickmedianews.com)

Sejumlah 150 personel Personil Polres Malang mendapat kenaikan raport atau Pangkat Pengabdian dan Reguler TMT 01 Juli 2019 serta PNS Polri TMT 1-4-2019 Polres Malang, Selasa (2/7/19), pukul 08.00 Wib, di
Lapangan Satya Haprabu Polres Malang.

Anggota yang mendapat kenaikan Raport sejumlah 150 personel terdiri dari, Polri 65 dan PNS 85 dengan rincian sebagai berikut,
Anggota Polri,
1. Aiptu ke Ipda : 1 orang.
2. Aipda ke Aiptu :1orang.
3. Bripka ke Aipda : 23 orang.
4. Brigadir ke Bripka : 38 orang.
5. Bripda ke Briptu : 2 orang.

Sedangkan untuk PNS,
1. Penda TK I ke Penata : 1orang.
2. Penda ke Penda TK I : 3 orang.
3. Pengatur TK I ke Penda : 2 orang.
4. Pengatur ke Pengatur TK I : 15 orang.
5. Pengda TK I ke Pengatur : 1 orang.
6. Pengda ke Pengda TK I : 55 orang.
7. Juru ke Juru TK I : 7 orang.
8. Jurda je Jurda TK I : 1 orang.

Setelah Pernyataan resmi korp raport dilanjutkan Acara tambahan yaitu prosesi pemasangan pangkat oleh para pendamping ( istri / suami ) kepada anggota yang telah melaksanakan Korp Raport dan Sujud syukur dengan prosesi penyiraman air kepada anggota yang naik pangkat.

Sementara itu Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung ,S.I.K., M.Si., melalui kasubag Humas AKP Ainun Djariyah SH., di sela sela kegiatan mengatakan,
Kenaikan pangkat bagi personel Polri bukanlah sebuah hak yang mutlak, namun sebagai wujud kepercayaan pimpinan Polri yang diberikan secara selektif, serta berpedoman kepada persyaratan dan prosedur yang berlaku, dengan memperhatikan integritas, dedikasi dan komitmen personel Polri. Jadi yang naik pangkat pada kesempatan ini karena telah dinilai mampu dan pantas mengembang kedudukan yang lebih tinggi,” pungkasnya.
(Mar/Sul)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!