Uncategorized

Danrem 071/Wijayakusuma Turut Prihatin Terkait Musibah Crew Helly M-17

Spread the love

Banyumas, OMnews (Oegickmedianews.com)

Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., turut prihatin atas Lost Contact dari Helly MI.17 di Papua dimana salah Satu crewnya adalah putra terbaik Banyumas, Serda Dita Ilham.P, dari satuan Skuadron 31 Serbu Puspenerbad.

Keprihatian Danrem 071/Wijayakusuma tersebut, dengan mengunjungi keluarga Serda Dita Ilham P untuk bersilaturahmi dengan kedua orang tuanya di Desa Kemutug Kidul RT 08 RW 01, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Selasa (2/7/2019).

Turut serta dalam kunjungan Danrem ke keluarga Serda Dita Ilham.P, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, SE, M.I.Pol., Kapten Inf Ruswanto (Danramil 02/ Baturaden), Camat Baturaden Budi Nugroho S. STTP. MSI. Baturaden, Wakapolsek Baturaden Iptu Maskur, Kades Kemutug Kidul Kadi Daryanto.

Kolonel Dani Wardhana, dalam silaturahminya menyampaikan, agar Subandi (orang tua Serda Dita Ilham P) dan Keluarga Besar bersabar dan senantiasa berdo’a agar putranya segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat. “Selalu berdo’a kepada Allah SWT agar segera ditemukan, karena menurut Info yg diperoleh Dari Rekan Satu angkatannya Kolonel Inf Binsar Sianipar Danrem 172/Pwj, bahwa dari pantauan udara tidak ditemukan adanya tanda-tanda seperti helly jatuh maupun lokasi terbakar,” katanya.

Dikatakan, saat ini Serda Dita Ilham P. beserta penumpang lainnya masih terus dalam pencarian oleh Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Kav Dani juga berharap semoga bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat semuanya.

Sementara itu, Subandi (orang tua Serda Dita Ilham P) salah satu kru Helly M-17 dari Skuadron 31 Serbu Penerbad yang hilang kontak di Papua) menyampaikan, dari pihak keluarga menyampaikan terimakasih atas perhatian Danrem 071/Wijayakusuma dan Dandim 0701/Banyumas atas kunjungannya tersebut. Subandi juga mengharapkan dan meminta dukungan do’a agar Serda Dita Ilham P. (Avionic) bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.

Dikatakannya, dari pihak keluarga selalu memantau setiap perkembangan berita tersebut baik melalui media sosial maupun dengan pihak kesatuan anaknya.
“Serda Dita Ilham P (Avionic) saat ini masih berusia 23 tahun dan belum menikah. Sebelum kejadian tersebut, Serda Dita Ilham P menjalani kursus bahasa Rusia sebagai persiapan tugas luar negeri,” pungkasnya.
(Nab/red)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!