Uncategorized

Unit Opsnal 2 Polres Malang Bersama Polsek Kalipare Amankan Pelaku Penganiayaan

Spread the love

Malang, OMnews (Oegickmedianews.com)

Jajaran Unit reskrim polsek Kalipare bersama Unit Opsnal 2 Polres Malang yang dipimpin Aiptu Taufik Hidayat, telah mengamankan pelaku penganiayaan dengan TKP jalan menuju pemakaman umum Dusun Krajan 2 Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang, Jum’at (5/7/19) pukul 14.10 wib.

Adapun pelaku penganiayaan yang diamankan petugas, sebut saja Salimin (62) , warga Dusun Krajan 2 Rt. 08 Rw. 02 Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung ,S.I.K., M.Si., melalui Kasubag humas, AKP Ainun Djariyah SH., kepada OMnews mengatakan,
Tersangka Salimin diamankan jajaran Jajaran Unit reskrim polsek Kalipare bersama Unit Opsnal 2 Polres Malang yang dipimpin Aiptu Taufik Hidayat di karenakan telah melakukan penganiayaan terhadap korban Matrawi dengan cara membacok korban Matrawi pada bagian tubuh korban berulang kali, tuturnya.

Kasubag humas menjelaskan kronologi kejadian, berawal Pada hari kamis, tanggal 04 Juli 2019, sekitar pukul 14.10 wib, saat korban bersama dengan istrinya berjalan kaki dari pemakaman umum Dusun Krajan 2 Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare, berpapasan dengan pelaku atau tersangka Salimin .

Selanjutnya terjadi senggolan antara pelaku dengan istri korban yaitu, Karmi . Kemudian terjadilah cekcok mulut antara pelaku dan istri korban. Dalam hal ini suami korban berusaha melerai dan hendak merebut senjata pelaku, jelasnya.

Dalam kejadian cekcok tersebut, pada saat korban Matrawi terjatuh, pelaku Salimin membacok korban pada bagian tubuh korban berulang kali. Akibat kejadian tersebut, korban Matrawi mengalami luka robek akibat benda tajam pada bagian pergelangan tangan, pada siku korban sebelah kiri, pada paha kanan dan dahi korban, terang Kasubag humas.

Selanjutnya Polsek Kalipare dan Unit opsnal 2 polres Malang melakukan penyelidikan dengan hasil pada hari jumat tanggal 05-07-2019, sekitar pukul 07.00 wib, bisa mengamankan pelaku beserta barang bukti sajam di rumahnya, berupa 1 (satu) buah senjata tajam jenis sabit, tandasnya.

Akhirnya pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Kalipare guna proses Penyidikan. Dan dalam hal ini petugas juga memintai keterangan saksi saksi untuk memperdalam apa motif pelaku, tutup keterangan AKP Ainun Djariyah.
(Samsul)

Tentang Penulis

UU Pers No.40 Tahun 1999

Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Undang-Undang tentang Pers memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers menyatakan, "
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta."

PT.PAGAK MEDIA-Oegick Production Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!